No week end for UGM’ers

9 11 2008

Entahlah.. Mengapa puting beliung ini datang pada hari terakhir kerja saat jam pulang kantor. Jumat, jam 3 sore. Tepat sekali. Sepertinya badai tropis ini masih memiliki empati terhadap keadaan kampus kami kalau-kalau mereka melakukan penyerangan terpadunya di jam-jam strategis, senin jam 9 pagi contohnya. Seperti orang jawa pada umumnya, setiap kejadian pasti masih ada untungnya….

Sabtu pagi, 8 november jam 7 pagi berangkat ke masjid Mardiyah. KRPH tentang ”jelajah hati” dari ustad syatori. Dan selama perjalanan mulai dari perempatan MM sampai tujuan, saya bergidik ngeri. Sengaja tidak melewati jalan pintas antara MIPA-KU sebagai antisipasi terputusnya akses jalan seperti biologi-MIPA. Ternyata kerusakan di kluster fakes* dan BGST** benar-benar parah. Bangunan baru fakultas kedokteran yang megah tampak porak poranda. Masih terlihat bangkai-bangkai gerobak pedagang kaki lima dibalik pohon-pohon besar yang bergelimpangan di pinggir jalan. Nampaknya kemaren sore beberapa orang telah berusaha keras membersihkan jalan. Dilanjutkan kembali pagi ini. Benar-benar pemandangan yang mengingatkan saya pada kejadian Mei 2006 lalu. Sampai di Mardiyah, masjid ini nampak lebih rapi daripada tetangganya (KG dan KU). Sang penjaga sedang menyapu sambil sesekali menceritakan kejadian kemarin pada orang yang bertanya. Saya pun tak dapat menahan senyum ketika melihat atap parkiran yang hilang. Pantas saja terlihat lebih terang… seperti jalan di depan fakultas kedokteran tadi. Untunglah kajian pagi ini tidak di cancel, walaupun sedikit tersendat karena microphone-nya sempat mati.

Well, sambil sedikit mereview kejadian kemarin sore Ustad Syatori memberikan muhasabah pada kami semua. Tentang kerusakan alam di kampus sampai kerusakan moral para civitas akademika. Paparan singkat yang cukup membuat kami tercenung. Semoga kami semua bisa mengambil hikmah dari kejadian ini. No one escape if HE have desire it 8 am menuju Masjid Kampus, sepanjang jalan melewati KG (parah. Plang RSKGnya juga jatuh. Pagarnya ringsek), pertigaan GSP (WEW… bringin mistis itu tumbang. Gagal melawan dahsyatnya serangan duet maut hujan-angin), purna budaya (parah banget nget nget… ketimpa apa aja tuh, ga jelas), Gama Book Store yang bahkan belum buka (kacanya pada pecah. Fiuh..), bank BNI 46 (mobil reward-nya udah ga ada. Semoga aja ga jatuh. Man eman je…), KOPMA (ringsek) . Sebetulnya berniat masuk kampus via kopma. Apa daya jalan diblokir. Sempat berhenti dan mencoba merekam apa yang saya lihat sebisanya. Akhirnya saya memutar di depan kampus lama – pertanian sekip. Dan…… sebuah pemandangan menakjubkan pun terpampang disana. Pohon kami yang syuper dyuper buesar (hee.. Maksa banget ya. Soale emang gede banget) T – U – M – B – A – N – G sodara sodara.. Tergolek lemah di halaman tempat dulu kami digojlok saat ospek. Untung saja (lagi lagi…) tak menimpa bangunan kampus tua kami. Fiuh… alhamdulillah…

To be continue…

* Fakultas Kesehatan ** Biologi – Geografi – Sience – Teknik


작업

Information

댓글 남기기

죄송합니다,로그인을 해야 댓글을 남길 수 있습니다.